Assalamu’alaikum
teman-teman cubirs.
Memulai usaha
sendiri sama dengan belajar. Kita mendirikan tidak hanya mendengar dari
kesuksesan usaha orang lain saja. Pada saat kamu memulai bisnis baru, kamu harus
menyelesaikan pekerjaan rumah seperti pengujian produk, gagal ? diuji lagi
untuk melakukan pengembangan. Seperti yang dilansir liputan6.com.
Kegagalan dalam
bisnis mungkin tidak bisa kita tebak. Namun kegagalan yang pernah terjadi bisa
jadi pelajaran kamu supaya tidak terjadi kembali pada bisnismu yang akan atau
sedang kamu rintis. Kegagalan apa yang pernah terjadi :
1.
Belum Belajar Sudah Investasi
Semangat berbisnis juga perlu, tapi jangan asal investasi
saja tanpa ada pembelajaran tentang berbisnis. Kamu perlu konsultan untuk konsultasi
tentang ide gagasan bisnismu yang akan kamu rintis.
Investasi tanpa adanya pengalaman dan pembelajaran
merupakan kesalahan yang sering dilakukan oleh calon-calon pengusaha.
2.
Modal Terbatas, Ambisius Terhadap
Keuntungan Banyak
Pada saat kamu baru akan memulai usaha, hilangkan rasa ambisiusmu
untuk mendapatkan keuntungan banyak secara cepat. Seperti contoh : kamu
produksi produk sebanyak-banyaknya namun tidak sesuai celah pasar yang terjadi.
Tidak laku , tertumpuk akhirnya produk digudang. Laba belum menutup modal,
kalau laba menutup modal terus mau produksi dengan modal mana lagi ?
Bolehlah kamu produksi banyak produk, dengan catatan harus
memahami celah pasar yang terjadi pada saat itu.
3.
Kurangnya Manajemen
Kamu tidak harus memiliki latar belakang manajemen atau
akuntansi untuk pembisnis yang sukses. Kamu bisa belajar tentang pembuatan
arsip atau pencatatan tiap tranksaksi. Kegunaan catatan tranksaksi atau arsip
tersebut untuk memonitor kondisi usahamu yang sedang berjalan, apakah berjalan
sesuai perencanaan ataukah keluar dari perencanaan. Bila keluar dari
perencanaan, segera mungkin kamu memerlukan pengevaluasian terhadap bisnismu.
4.
Salah Pemilihan Pekerja
Pada saat kamu akan memulai bisnis, apakah harus memerlukan
pegawai untuk bekerja di bisnismu. Jangan buru-buru merekrut pegawai untuk
bekerja dibisnismu bila belum kamu butuhkan. Banyak pengusaha sukses merintis
usahanya tanpa merekrut pegawai. Kamu boleh saja merekrut pegawai, namun pada
saat bisnismu melesat pesat dan kamu sudah memiliki kriteria pekerja yang
sesuai kebutuhan bisnismu.
Artikel lainnya :
5.
Prive Terlalu Cepat (Pengambilan uang
perusahaan untuk keperluan pribadi)
Kamu harus mengendalikan rasa tergiurmu pada saat kamu
melihat isi rekeningmu yang banyak karena pendapatanmu yang cukup berlimpah.
Konon, banyak pengusaha gulung tikar karena tergiur untuk menghabiskan uang
hasil keuntungan bisnisnya.
Supaya kamu tidak tergoda dengan keuntunganmu, pisahkan
rekening pribadimu dengan rekening usahamu. Manfaatkanlah keuntunganmu untuk
mengembangkan bisnismu. Gunakan uang keuntungan usahamu untuk kebutuhan yang
sewajarnya saja.
Semoga bermanfaat
Wassalamu’alaikum temen-temen